.jpeg)
Senin, 04 Agustus 2025
.jpeg)
Sabtu, 07 Januari 2017
Pengajian di SD Muhammadiyah Munggangwetan
Senin, 26 Desember 2016
Sebab Ukhrawi ketika Mencari Rizki (03)
Saudaraku yang semoga senantiasa dimudahkan dalam kebaikan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'ālā...
Minggu, 25 Desember 2016
Sebab Ukhrawi ketika Mencari Rizeki (02)
Menyambung Kekerabatan
Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:
.
"Barangsiapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan ingin dipanjangkan umurnya maka sambunglah silaturahmi."
Sumber: Tausiyah Bimbingan Islam
https://telegram.me/tausiyahbimbinganislam
Sabtu, 24 Desember 2016

Sebab Ukhrawi dalam Mencari Rizeki (01)
Saudaraku yang semoga selalu dilapangkan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'ālā..
Sebagian kita mungkin tatkala sedang mencari rizki, hanya bersandar kepada sebab-sebab yang zhahir.
Padahal di sana ada sebab-sebab ukhrawi yang harus pula diperhatikan bagi orang-orang yang mengharapkan rizki dari Allāh Subhānahu wa Ta'ālā, yaitu:
Bertaqwa kepada Allāh Subhānahu wa Ta'ālā
Allāh Subhānahu wa Ta'ālā telah berfirman:
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
.
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allāh, maka Allāh akan berikan solusi kepada permasalahannya dan Allāh akan berikan rizki kepada dia dari arah yang dia tidak sangka-sangka. Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allāh, maka Allāh akan mencukupkan (keperluan)nya." (QS Ath Thalāq: 2-3).
Oleh karenanya, jika tatkala kita mencari rizki merasa seluruh pintu tertutup, sulit untuk mencari rizki padahal usaha telah dilakukan, maka perbaiki diri kita.
Jangan terlalu "PD" (percaya diri) dengan diri kita.
Mungkin kita telah terjerumus dalam berbagai macam kemaksiatan.
✖️Apakah karena tidak menjaga lisannya;
✖️Apakah tidak menjaga pandangannya;
✖️Apakah tidak menjaga hatinya.
Hendaknya kita perbaiki ketakwaan kepada Allāh Subhānahu wa Ta'ālā niscaya Allāh akan berikan rizki dari arah yang tidak sangka-sangka.
Oleh karenanya, sebagian ulama mengatakan:
"Jika seseorang dimudahkan rizki dari arah yang tidak dia sangka-sangka itu adalah tanda bahwasanya dia telah bertakwa kepada Allāh Subhānahu wa Ta'ālā."
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
.
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, keterjagaan, dan kekayaan.
~~~~~~~~~~~~~~~~
Sumber: Tausiyah Bimbingan Islam
https://telegram.me/tausiyahbimbinganislam
Kamis, 22 Desember 2016

Empat Hal Penghilang Kesedihan
“Terdapat empat kriteria yang apabila engkau memilikinya, niscaya harta dunia yang luput tidak akan menyedihkan dirimu.
[1] Perangai yang terpuji,
[2] Memakan yang halal,
[3] Berkata benar, dan
[4] Menjaga amanah."
Foto: m.facebook.com/arifnurul.imam
Sabtu, 07 Maret 2015

TUNTUNAN MENGISI HIDUP
Sabtu, 08 November 2014

Memahami Arti Zuhud
Sebagian orang salah paham dengan istilah zuhud. Dikira zuhud
adalah hidup tanpa harta. Dikira zuhud adalah hidup miskin. Lalu apa
yang dimaksud dengan zuhud yang sebenarnya? Semoga tulisan berikut bisa
memberikan jawaban berarti.Mengenai zuhud disebutkan dalam sebuah hadits,
Dalam hadits di atas terdapat dua nasehat, yaitu untuk zuhud pada dunia, ini akan membuahkan kecintaan Allah, dan zuhud pada apa yang ada di sisi manusia, ini akan mendatangkan kecintaan manusia.[1]
Senin, 10 Februari 2014
Pengajian Karyawan, Sabtu 8 Pebruari 2014
Sabtu, 09 November 2013

Pengajian Karyawan Sabtu 9 Nov 2013
Menarik kalau kita melihat bagaimana sahabat memilih penamaan Hijriah pada kalender Islam tersebut yang menjadi tahun baru islam . Penetapan kalender Hijriyah dilakukan pada jaman Khalifah Umar bin Khatab, yang menetapkan peristiwa hijrahnya Rasulullah saw dari Mekah ke Madinah. Kalender Hijriyah juga terdiri dari 12 bulan, dengan jumlah hari berkisar 29-30 hari. Penetapan 12 bulan ini sesuai dengan firman Allah Subhana Wata’ala: ”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” ( At Taubah(9):36).
Sebelumnya, orang Arab pra-kerasulan Rasulullah Muhammad SAW telah menggunakan bulan-bulan dalam kalender hijriyah ini. Hanya saja mereka tidak menetapkan ini tahun berapa, tetapi tahun apa. Misalnya saja kita mengetahui bahwa kelahiran Rasulullah SAW adalah pada tahun gajah. Abu Musa Al-Asyári sebagai salah satu gubernur di zaman Khalifah Umar r.a. menulis surat kepada Amirul Mukminin yang isinya menanyakan surat-surat dari khalifah yang tidak ada tahunnya, hanya tanggal dan bulan saja, sehingga membingungkan. Khalifah Umar lalu mengumpulkan beberapa sahabat senior waktu itu. Mereka adalah Utsman bin Affan r.a., Ali bin Abi Thalib r.a., Abdurrahman bin Auf r.a., Sa’ad bin Abi Waqqas r.a., Zubair bin Awwam r.a., dan Thalhan bin Ubaidillah r.a. Mereka bermusyawarah mengenai kalender Islam. Ada yang mengusulkan berdasarkan milad Rasulullah saw. Ada juga yang mengusulkan berdasarkan pengangkatan Muhammad saw menjadi Rasul. Dan yang diterima adalah usul dari Ali bin Abi Thalib r.a. yaitu berdasarkan momentum hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Yatstrib (Madinah). Maka semuanya setuju dengan usulan Ali r.a. dan ditetapkan bahwa tahun pertama dalam kalender Islam adalah pada masa hijrahnya Rasulullah saw. Sedangkan nama-nama bulan dalam kalender hijriyah ini diambil dari nama-nama bulan yang telah ada dan berlaku pada masa itu di wilayah Arab. (http://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_Hijriyah)
Minggu, 20 Oktober 2013

Pengajian Karyawan Sabtu 19 Okt 2013
Diawali dengan kisah Nabi Ibrahim berlanjut sejarah penyembelihan Ismail yang selamanya akan menjadi contoh keteguhan keimanan bagi setiap manusia.
Inti pembahasan adalah KEUTAMAAN TAUHID DAN HAL-HAL YANG MERUSAKNYA.
.jpeg)


