Tampilkan postingan dengan label Taushiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Taushiyah. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Agustus 2025

Admin BMT Arafah

Pelatihan Internal Karyawan BMT Arafah Kulon Progo

Pelatihan Internal Karyawan BMT Arafah Kulon Progo: Meningkatkan Kapabilitas dan Profesionalisme


Pada Sabtu, 2 Agustus 2025, BMT Arafah Kulon Progo menyelenggarakan pelatihan internal karyawan yang bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme karyawan. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh karyawan BMT Arafah Kulon Progo dan menghadirkan pemateri utama yang berpengalaman, yaitu H. Sutrisno, S.H.

Pelatihan ini membahas berbagai topik yang relevan dengan kegiatan operasional BMT Arafah Kulon Progo, termasuk manajemen risiko, kepatuhan syariah, dan pelayanan anggota. Pemateri utama, H. Sutrisno, S.H., menyampaikan materi dengan cara yang jelas dan mudah dipahami, sehingga karyawan dapat memahami dan mengaplikasikan konsep-konsep yang disampaikan.

Dengan adanya pelatihan ini, karyawan BMT Arafah Kulon Progo dapat meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Pelatihan ini juga dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen karyawan terhadap nilai-nilai syariah dan prinsip-prinsip keuangan yang baik. BMT Arafah Kulon Progo berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme karyawan melalui pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan. Dengan demikian, BMT Arafah Kulon Progo dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada anggota dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Terima kasih atas dukungan dan partisipasi karyawan dalam pelatihan internal ini. BMT Arafah Kulon Progo berharap dapat terus menjadi lembaga keuangan syariah yang amanah, profesional, dan membawa berkah bagi semua.

Doukumentasi




Selengkapnya..

Sabtu, 07 Januari 2017

Admin BMT Arafah

Pengajian di SD Muhammadiyah Munggangwetan

Di awal tahun 2017 ini BMT ARAFAH kembali melaksanakan salah satu rutinitas bulanan yaitu silaturahmi dan pengajian seluruh karyawan. Selain BMT ARAFAH kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa BMT di Kulon Progo diantaranya BMT KAROMAH dan BMT ARTHA MAKMUR. 

SD Muhammadiyah Munggang Wetan ini terletak di dusun Munggangwetan, RT / RW : 39 / 17 Desa Sidoharjo Kecamatan Samigaluh Kab. Kulon Progo D.I. Yogyakarta. Berdiri sejak 1 Januari 1950 dengan jumlah siswa saat ini mencapai 50 anak. Digunakannya SD ini untuk lokasi silaturahmi dan pengajian karyawan karena daerah ini termasuk daerah yang membutuhkan pengokohan akidah. Pengajian ini juga diikuti oleh wali murid TK ABA Munggangwetan dan wali murid SD Muhammadiyah Munggangwetan.

Bapak Arifin Sunarta manager BMT ARAFAH yang mengisi taushiyah pada kegiatan ini. Nasehat tentang pentingnya akidah, pentingnya memilih pendidikan yang baik dan kuat pelajaran agamanya sangat ditekankan oleh beliau. BMT ARAFAH bahkan berjanji jika ada 2 anak dari lingkungan ini yang bersedia disekolahkan disekolah yang telah ditentukan maka akan dibiayai oleh BMT ARAFAH. Ini merupakan komitmen untuk membantu gerakan dakwah di wilayah ini. 

Semoga dikemudian hari SD ini mampu menjadi SD unggulan dan bisa menjadi tujuan bagi warga disekitarnya mempercayakan anak-anaknya untuk dididik secara baik dan beragama dengan akidah yang kokoh. Aamiin.
















Selengkapnya..

Senin, 26 Desember 2016

Admin BMT Arafah

Sebab Ukhrawi ketika Mencari Rizki (03)


Saudaraku yang semoga senantiasa dimudahkan dalam kebaikan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'ālā...

Diantara hal lain yang bisa mendatangkan rizki, ialah:

Bershadaqah
Kata Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam: 

 مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ 

"Sesungguhnya shadaqah tidak akan mengurangi rizki."

(HR Muslim: 2558)

Bahkan Allāh Subhānahu wa Ta'ālā berfirman dalam hadits qudsi: 

 يَا ابْنَ آدَمَ أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ 

"Wahai anak Adam, berinfaqlah! Maka Aku akan infaq kepada engkau."

(HR Ahmad: 6997)

Semakin seorang bershadaqah yakinlah bahwasanya Allāh akan menambahkan rizkinya.

Bagaimana caranya? Itu urusan Allāh Subhānahu wa Ta'ālā.

Maka, jangan pernah ragu untuk bershadaqah. Yakinlah, Allāh Subhānahu wa Ta'ālā akan menggantinya, entah mengganjarnya langsung di dunia dan atau kelak nanti di akhirat. 

Semoga Alloh Ta'alaa selalu mudahkan kita dalam ketaqwaan kepada Nya. 

~~~~~~~~~~~~~~~~
Sumber: Tausiyah Bimbingan Islam
https://telegram.me/tausiyahbimbinganislam
Selengkapnya..

Minggu, 25 Desember 2016

Heri Susanto

Sebab Ukhrawi ketika Mencari Rizeki (02)


Saudaraku yang kami cintai karena Allāh Subhānahu wa Ta'ālā...
Diantara hal yang bisa mendatangkan rizki berikutnya, ialah:

Menyambung Kekerabatan

Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:
مَنْ أَ حَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
.
"Barangsiapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan ingin dipanjangkan umurnya maka sambunglah silaturahmi."
(HR Bukhari 5986 dan Muslim 2557)
Yakinlah, ketika kita menyambung silaturahmi, memberikan hadiah kepada karib kerabat, terutama menyambung silaturahmi kepada ayah dan ibu, maka segala kesuksesan akan mendatangi kita.
Terutama menyambung silaturrahmi dengan orang yang paling berhak kita silaturahmi, yaitu kedua orang tua kita.
Maka janganlah malu-malu untuk menyapa, mencium pipinya, memegang tangannya, dan memeluk orang tua kita. Bagi yang berjauhan tempat dengan mereka, sempatkanlah setiap hari berkabar walaupun hanya lewat telepon dan media lainnya..

~~~~~~~~~~~~~~~~
Sumber: Tausiyah Bimbingan Islam
https://telegram.me/tausiyahbimbinganislam
Selengkapnya..

Sabtu, 24 Desember 2016

Heri Susanto

Sebab Ukhrawi dalam Mencari Rizeki (01)

Saudaraku yang semoga selalu dilapangkan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'ālā..

Sebagian kita mungkin tatkala sedang mencari rizki, hanya bersandar kepada sebab-sebab yang zhahir.

Padahal di sana ada sebab-sebab ukhrawi yang harus pula diperhatikan bagi orang-orang yang mengharapkan rizki dari  Allāh Subhānahu wa Ta'ālā, yaitu:

Bertaqwa kepada Allāh Subhānahu wa Ta'ālā

Allāh Subhānahu wa Ta'ālā telah berfirman:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ 
.
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allāh, maka Allāh akan berikan solusi kepada permasalahannya dan Allāh akan berikan rizki kepada dia dari arah yang dia tidak sangka-sangka.  Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allāh, maka Allāh akan mencukupkan (keperluan)nya." (QS Ath Thalāq: 2-3).

Oleh karenanya, jika tatkala kita mencari rizki merasa seluruh pintu tertutup, sulit untuk mencari rizki padahal usaha telah dilakukan, maka perbaiki diri kita.
Jangan terlalu "PD" (percaya diri) dengan diri kita.

Mungkin kita telah terjerumus dalam berbagai macam kemaksiatan.

✖️Apakah karena tidak menjaga lisannya;
✖️Apakah tidak menjaga pandangannya;
✖️Apakah tidak menjaga hatinya.

Hendaknya kita perbaiki ketakwaan kepada  Allāh Subhānahu wa Ta'ālā niscaya Allāh akan berikan rizki dari arah yang tidak sangka-sangka.

Oleh karenanya, sebagian ulama mengatakan:

"Jika seseorang dimudahkan rizki dari arah yang tidak dia sangka-sangka itu adalah tanda bahwasanya dia telah bertakwa kepada  Allāh Subhānahu wa Ta'ālā."

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
.
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, keterjagaan, dan kekayaan.

~~~~~~~~~~~~~~~~
Sumber: Tausiyah Bimbingan Islam
https://telegram.me/tausiyahbimbinganislam

Selengkapnya..

Kamis, 22 Desember 2016

Heri Susanto

Empat Hal Penghilang Kesedihan


Dari ‘Abdullah bin ‘Amru, ia berkata,
أربع خلال إذا أعطيتهن فلا يضرك ما عزل عنك من الدنيا : حسن خليقة، وعفاف طعمةٍ، وصدقُ حديثٍ، وحفظ أمانةٍ

“Terdapat empat kriteria yang apabila engkau memilikinya, niscaya harta dunia yang luput tidak akan menyedihkan dirimu.
Keempat kriteria itu adalah:
[1] Perangai yang terpuji,
[2] Memakan yang halal,
[3] Berkata benar, dan
[4] Menjaga amanah."
[Shahih. HR. Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad].



Foto: m.facebook.com/arifnurul.imam
Selengkapnya..

Sabtu, 07 Maret 2015

Heri Susanto

TUNTUNAN MENGISI HIDUP

Oleh: Ustadz Kodirun 
(Pengasuh Panti Asuhan Muhammadiyah Darussubusi Wates)

Hidup dan mati dalam keadaan islam. 
 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. (Al Baqarah: 208)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (Ali Imron: 102)

Selengkapnya..

Sabtu, 08 November 2014

Heri Susanto

Memahami Arti Zuhud

Pengajian karyawan BMT Arafah pada hari Sabtu 8 Nopember 2014, yang dibawakan oleh Ust. Syaifudin, bertema ZUHUD:

 ZUHUD
Oleh Ust. Syaifuddin

Sebagian orang salah paham dengan istilah zuhud. Dikira zuhud adalah hidup tanpa harta. Dikira zuhud adalah hidup miskin. Lalu apa yang dimaksud dengan zuhud yang sebenarnya? Semoga tulisan berikut bisa memberikan jawaban berarti.

Mengenai zuhud disebutkan dalam sebuah hadits,
عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِىِّ قَالَ أَتَى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ دُلَّنِى عَلَى عَمَلٍ إِذَا أَنَا عَمِلْتُهُ أَحَبَّنِىَ اللَّهُ وَأَحَبَّنِىَ النَّاسُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « ازْهَدْ فِى الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ وَازْهَدْ فِيمَا فِى أَيْدِى النَّاسِ يُحِبُّوكَ ».
Dari Sahl bin Sa’ad As Sa’idi, ia berkata ada seseorang yang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Wahai Rasulullah, tunjukkanlah padaku suatu amalan yang apabila aku melakukannya, maka Allah akan mencintaiku dan begitu pula manusia.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Zuhudlah pada dunia, Allah akan mencintaimu. Zuhudlah pada apa yang ada di sisi manusia, manusia pun akan mencintaimu.” (HR. Ibnu Majah dan selainnya. An Nawawi mengatakan bahwa dikeluarkan dengan sanad yang hasan)
Dalam hadits di atas terdapat dua nasehat, yaitu untuk zuhud pada dunia, ini akan membuahkan kecintaan Allah, dan zuhud pada apa yang ada di sisi manusia, ini akan mendatangkan kecintaan manusia.[1]
Selengkapnya..

Senin, 10 Februari 2014

Admin BMT Arafah

Pengajian Karyawan, Sabtu 8 Pebruari 2014



Alhamdulillah agenda rutin BMT Arafah berupa pengajian bergilir karyawan kembali sukses dilaksanakan. Bertempat di rumah Saudari Uhritna Rahayu, Bleberan, Banaran, Galur. Dengan pemateri Beliau Bp. Ustadz Sholihul Hadi membahas tema yang cukup menarik. Semoga yang disampaikan bermanfaat. Berikut kami sampaikan materinya:

YANG SELAMAT HANYA SATU


Oleh: Al-Ustadz Sholihul Hadi



عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اِفْتَرَقَتِ الْيَهُوْدُ عَلَى إِحْدَى وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً فَوَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ وَسَبْعُوْنَ فِي النَّارِ، وَافْتَرَقَتِ النَّصَارَى عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً فَإِحْدَى وَسَبْعُوْنَ فِي النَّارِ وَوَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ، وَالَّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَتَفْتَرِقَنَّ أُمَّتِيْ عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً، وَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ وَثِنْتَانِ وَسَبْعُوْنَ فِيْ النَّارِ قِيْلَ يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ هُمْ ؟ قَالَ: اَلْجَمَاعَةُ 
Selengkapnya..

Sabtu, 09 November 2013

Admin BMT Arafah

Pengajian Karyawan Sabtu 9 Nov 2013

Pengajian bersama oleh Ustadz Syaifuddin di Kantor Pusat BMT ArafahWates.

Menarik kalau kita melihat bagaimana sahabat memilih penamaan Hijriah pada kalender Islam tersebut yang menjadi tahun baru islam . Penetapan kalender Hijriyah dilakukan pada jaman Khalifah Umar bin Khatab, yang menetapkan peristiwa hijrahnya Rasulullah saw dari Mekah ke Madinah. Kalender Hijriyah juga terdiri dari 12 bulan, dengan jumlah hari berkisar 29-30 hari. Penetapan 12 bulan ini sesuai dengan firman Allah Subhana Wata’ala: ”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” ( At Taubah(9):36).
Sebelumnya, orang Arab pra-kerasulan Rasulullah Muhammad SAW telah menggunakan bulan-bulan dalam kalender hijriyah ini. Hanya saja mereka tidak menetapkan ini tahun berapa, tetapi tahun apa. Misalnya saja kita mengetahui bahwa kelahiran Rasulullah SAW adalah pada tahun gajah. Abu Musa Al-Asyári sebagai salah satu gubernur di zaman Khalifah Umar r.a. menulis surat kepada Amirul Mukminin yang isinya menanyakan surat-surat dari khalifah yang tidak ada tahunnya, hanya tanggal dan bulan saja, sehingga membingungkan. Khalifah Umar lalu mengumpulkan beberapa sahabat senior waktu itu. Mereka adalah Utsman bin Affan r.a., Ali bin Abi Thalib r.a., Abdurrahman bin Auf r.a., Sa’ad bin Abi Waqqas r.a., Zubair bin Awwam r.a., dan Thalhan bin Ubaidillah r.a. Mereka bermusyawarah mengenai kalender Islam. Ada yang mengusulkan berdasarkan milad Rasulullah saw. Ada juga yang mengusulkan berdasarkan pengangkatan Muhammad saw menjadi Rasul. Dan yang diterima adalah usul dari Ali bin Abi Thalib r.a. yaitu berdasarkan momentum hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Yatstrib (Madinah). Maka semuanya setuju dengan usulan Ali r.a. dan ditetapkan bahwa tahun pertama dalam kalender Islam adalah pada masa hijrahnya Rasulullah saw. Sedangkan nama-nama bulan dalam kalender hijriyah ini diambil dari nama-nama bulan yang telah ada dan berlaku pada masa itu di wilayah Arab. (http://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_Hijriyah)

Selengkapnya..

Minggu, 20 Oktober 2013

Admin BMT Arafah

Pengajian Karyawan Sabtu 19 Okt 2013

Pengajian karyawan oleh Ustadz Syaifuddin Al Manar di tempat Sdr Nurwidi Ringinardi Karangsari Pengasih.

Diawali dengan kisah Nabi Ibrahim berlanjut sejarah penyembelihan Ismail yang selamanya akan menjadi contoh keteguhan keimanan bagi setiap manusia.

Inti pembahasan adalah KEUTAMAAN TAUHID DAN HAL-HAL YANG MERUSAKNYA.


Selengkapnya..